Seseorang dengan tujuan hidupnya adalah Allah SWT. Yang harapanya hanya mengharapkan ridho Allah, tidak akan gentar oleh musibah atau takut dengan bencana. Bahkan, dia akan melawan semua kesulitan dan menerima segala yang ada tanpa keraguan. Orang seperti itu memiliki prinsip bahwa “menderita karena berjuang di jalan Allah sungguh sangat nikmat”. Dia juga memiliki syair yang sangat indah,
Orang-orang melihat di sekelilingku ada banyak duri
Tapi yang kulihat hanyalah mawar harun mewangi,
Dan Sumber air bumi
Serta cahaya dan sinar hati.
Sebab, aku mengikuti nabi
Yang member petunjuk dunia ini
Lelaki yang memiliki tujuan pasti seperti orang di bawah ini bercerita pada kita,
Aku terus berjalan
Meski hanya melihat lorong sempit tak karuan
Yang ada hanya gulita
Dan semua tampak sirna
Terbayang pintu-pintu raja di depan mata
Kamu celaka! Kamu celaka!
Tapi aku tetap berjalan,
Dan lukaku menangis lucu
Sedang air mata tertawa
Karena tangis luka yang jenaka
Sekarang, simaklah cerita Sa’ad bin Abi Waqash yang ketika perang Uhud bersama’Abdullah bin Jahsy.
WaktuJ itu, ‘Abdullah bin Jahsy bertanya, “ Apakah engkau tidak berdoa kepada Allah?”
Lalu aku berdoa, “ Ya Allah, pertemukan aku dengan tentara yang kuat perkasa, lalu kami saling serang dan aku memenangkannya, kemudian merampas apa yang ia bawa.”’Abdullah bin Jahsy kemudian mengamini doaku.
Lalu giliran ‘Abdullah bin Jahsy yang berdoa. “Ya Allah, pertemukanlah aku dengan lelaki yang kuat perkasa, lau kami saling serang dan dia menawanku kemudian memotong hidung dan telingaku. Dengan begitu, ketika aku menemui-Mu esok hari,Engkau akan bertanya, “ mengapa hidung dan telingamu bunting?’ Aku dengan bangga akan menjawab, “karena membela-Mu dan rasul-mu.” Lalu engkau pun berfirman, Engkau benar. Dan engkau pun memasukkanku ke dalam surga”.
Sa’a bin Waqash berkata kepada orang yang berada di sekelilingnya, “ Ketahuilah anak-anakku, sungguh, doa Abdullah bin Jahsy waktu itu jauh lebih baik dari doaku. Ketika petang hari, aku benar-benar melihat hidung dan telinganya tergantung di pagar.”
Kutipan dari buku” Optimislah Anda memiliki Semuanya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar